The Ghost of You Part 1

Jungsoo baru saja kembali dari perbatasan, ia segera masuk kekamarnya da membiarkan anak buahnya mengurus ‘barang-barang’ dimobilnya,
TOK-TOK-TOK
Jungsoo kembali memakai kemeja yang baru saja dibukanya,
“Nuguya?” tanyanya sambil mengancing kemejanya,
“Cho.. Kim Youngmi!” ujar orang diluar kamarnya, Jnungsoo tersenyum memandangi gadis didepannya,
“Kangmi-ah masuklah!” dia menarik Youngmi dan mendudukan gadis itu ditepi ranjangnya,
“Bagaimana?” tanya Youngmi,
“Menurutmu?” Jungsoo menyeringai, Youngmi tersenyum puas,
“Bukankah ada pemeriksaan diperbatasan? Kau tidak bertemu dengan 2 intel itu?” tanya Youngmi,
“Intel? Tak ada! Hanya sekumpulan polisi bodoh yang mengobrak-abrik tas belanjamu!”
“Mwo?” Youngmi membulatkan matanya,
“Hehehe ^^” Jungsoo mencubit pipi chubinya,
“Sudah tidak usah khawatirkan aku, cepat kembali kekamarmu, ini sudah malam! Oh iya, besok aku akan pergi ke Jeju, kalau urusanku sudah selesai aku akan kembali!”
“Lama tidak?”
“Kan aku sudah bilang, tunggu samapai urusanku selesai!” Jungsoo mengacak pelan rambut Youngmi,
“Ya sudah..”
“Jaljayo..” Jungsoo mentap genit kearah Youngmi,
‘Jalja oppa!”
-ooOoo-
Dalam dua hari ini Kyeon merasa ada yang tak beres pada dirinya sendiri, entah kenapa gadis yang biasanya ceria itu sekarang lebih sering berdiam diri, bahkan ketika Zhoumi pacarnya sendiri menyapanya Kyeon hanya diam dan berlalu tanpa sepatah kata pun, yang Kyeon tahu saaat ini dia ingin pergi jauh dari kehidupannya,
“Huft.. aneh!” gumamnya sambil meremas kertas.
-ooOoo-
“Youngwoon hyung, ini sudah hari ketiga!” Kyuhyun menghampiri Youngwoon yang tengah berkutat dengan komputernya,
“Heh.. sudah jatuh tempo rupanya!” ujar Siwon sambil bersandar pada pintu masuk ruang kerja Youngwoon,
“Hem..” Youngwoon tersenyum licik, kilatan matanya menyorotkan kepuasan,
“Siapkan semuanya!” titah Youngwoon, Kyuhyun mengangguk patuh,
“Kita lihat apa kau akan berhasil?” tantang Siwon, rasa kecewa, cemas dan marah terukir jelas diwajah tampannya,
“Donghae-ya!” Donghae menghetikan langkahnya,
“Ikut aku, hari ini biar Siwon yang mengantarkan Youngmi!” ujar Youngwoon sambil menunjuk Siwon,
“Oh ya sudah!” kata Donghae sambil mengekor Kangin.
-ooOoo-
Youngmi masih sibuk berdandan ketik seseorang mengetuk pintu kamarnya ,
“Masuk saja oppa!” teriak Youngmi,
“Sudah siap?” Youngmi menoleh kaget,
“Oppa?”
“Mworago?” tanya Siwon dingin,
“Bukankankah Donghae oppa yang akan mengantarku?” tanya Youngmi bingung,
“Dia ada urusan dengan Youngwoon hyung, cepatlah, aku sibuk!”
“Iya.. aku sudah siap!” Youngmi mengambil tas sekolahnya dan langsung berlari mengejar langkah Siwon yang sangat cepat,
“Yak! Pelan-pelan, kakimu itu panjang sekali sih?!” Siwon tak menggubrisnya,
“Kalau saja ada Jungsoo, aku lebih baik diantar olehnya saja!” gerutu Youngmi pelan,
“Kalau aku mau, akui bisa saja membiarkanmu berdesak-desakan dibusa!” ujar Siwon tanpa menoleh, Youngmi mengikutinya dengan malas, ‘dari pada naik bis’ pikirnya.
-ooOoo-
Sanghyun kembali menghitung jumlah uangnya ini sudah kelimas belas kalinya ai menghitung uang miliknya,
“Yeobo mau kau hitung sampai besokpun tak akan mungkin bertambah!” ujar Yejin yang sesdang sibuk memegangi kotak perhiasan miliknya,
“Buim, siapa yang tahu kalau tiba-tiba dewa berbaik hati melipat gandakan uangku?” ujar Sanghyun tenang,
“Berapa?” tanya Yejin datar,
“Huft -_-)7 10.000 won” ujar Sanghyun lemas,
“Payah sekali! Sudahlah sekarang kau pergi mengemis saja untuk melunasi hutang-hutangmu!” usul Yejin,
“YA!” Sanghyun kotak perhiasan milik istrinya,
“BOE?” tanya Yejin mengeratkan pelukannya pada kotak miliknya,
“Jagiya…” Sanghyun mentap genitkearah Yejin,
“Coba aku lihat kotakmu!” ujar Sanghyun dengan nada manja,
“Andwae!” Yejin langsung berlari keluar kamarnya ‘BUK’
“YA… UMMA!!” teriak Kyeon kaget, Yejin dn Kyeon terjatuh bersamaan, sementara kotak yang dipegang Yejin terlempar kekolong meja, Sanghyun dan Yejin langsung berlari berebut kotak tersebut,
“YA KEMBALIKAN!” terlambat, Sanghyun sudah berlari keluar rumah sambil membawa kotak Yejin, Yejin mencoba mengejarnya namun Sanghyun berlari lebih cepat darinya, tanpa disadarinya Kyeon menatap lirih kearahnya.
-ooOoo-
Kangmi membanting pintu mbil milik Siwon, si empunya mobil menatapnya tajam dari dalam audy putihnya,”Gomawo!” ujar Youngmi setengah hati, mobil itu melaju kencang menjauhi Neul Paran High School,
“Cih..” Youngmi menyeret langkahnya dengan malas,
“Kyeon-ah!” panggil Zhoumi, Kyeon tak menjawab dan malah berjalan semakin cepat menjauhinya,
“Eh? Onni si Mimi manggil tuh!” kata Youngmi heran,

“Ehm.. malas!” Kyeon langsung pergi meninggalkan Youngmi,
“Dia masih tidak mau berbicara?” tanya Youngmi heran,
“Ini hari ketiga dia mendiamiku, membingungkan –)” jawab Zhoumi lirih,
“Oh..”
“Ya! Youngmi-ah kau mau kemana? Meninggallkanku juga?” Zhoumi berlari mengejar Youngmi,
“Oppa jangan deket-deket! Aku lagi sebel!” kata Youngmi memasang wajah jutek, ia langsung menempati tempat duduk disamping Kyeon yang kosong,
“Ya.. Yun Kyeon Neul, Kim Young Mi kalian kenapa sih? Apa aku ini benar-benar menyebalkan?” tanya Zhoumi melihat wajah Kyeon dan Youngmi yang masam,
“IYA!” jawab kedua gadis dihadapannya, kompak,
“BOE? Kenapa?” Zhoumi mentap nanar,
“Err.. Tak apa sih, hanya saja moodku yang memang sedang buruk!” Zhoumi tersenyum mencoba mengeri Kyeon,
“Kau mirip oppaku!” sambar Youngmi,
“Jinjja?” tanya Zhoumi dan Kyeon bersamaan,
“De.. Simba yang tersesat dikota!” gumam Youngmi pelan tapi masih terdengar dua orang dihadapannya,
“Simba?” Zhoumi menggaruk kepalanya yang tak gatal,
“Dasar.. mau coba melawan ratu singa dia!”
“Hah?” Zhoumi makin bingung, Kyeon hanya tersenyum geli melihatnya.
-ooOoo—
Sanghyun baru saja sampai ditoko perhiasan, dia menatap miris kearah kotak perhiasan istrinya, tidak ada yang berharga, hanya beberapa kalung, gelang, dan anting murahan,
“Semuanya hanya 17.000 won!”
“YA! Kenapa semurah itu?” protes Sanghyun, pemilik toko itu tidak menjawab, dia malah mengambil sebuah cincin dikotak itu,
“Ya.. Itu cincin pernikahanku!!” belum sempat Sanghyun mengambil cincinnya, seorang sudah merebutnya.
-ooOoo-
Siwon menghetikan mobilnya didepan sebuah rumah kecil dan sederhana, rumah itu tampak cantik dengan beberapa pot bunga didepannya, dihalamannya juga terdapat pohon Cherry Blossom kesukaannya, Siwon melihat seorang gadis yang sedang asik mencorat-coret sesuatu, gadis itu mempunyai kulit yang putih pucat, tapi ada pipinya sedikit kemerahan, rambut coklatnya panjang tergerai,
“Ya.. Aku sudah datang!” gadis itu menoleh kearah Siwon, senyum manisnya mengembang, senyum yang membuat Siwon jatuh cinta padanya,
“Oppa kapan kau datang?” tanya gadis itu,
“Baru saja!” gadis itu menarik Siwon duduk disampingnya,
“Oppa aku sedang membuat puisi, nanti kalau sudah selesai kau baca ya!” Siwon membelai rambut gadis itu,
“De.. Buatalah!”
-ooOoo-
“Semuanya kembali keempat duduk!” ujar Jung songsaengnim, beberapa murid berlarian ketempat duduknya masing-masing, dia datang bersama seorang murid baru,
“Zhoumi-ssi kau juga!” perintahnya, Zhoumi melangkah malas ketempat duduknya,
“Youngmi-ssi kau duduk dengan Kyeonneul-ssi?” tanya Jung seongsaengnim,
“Ani, aku duduk dengan Zhoumi oppa, tapi aku sedang ingin duduk disini!” jawab Youngmi,
“Kembali ketmpatmu!”
“Mwo?”
“Tempat itu akan ditempati Shim Changmin, dia anak baru jadi lebih baik duduk didepan!” jelas Jung seongsaengnim ‘alasan yang klasik’ pikir Youngmi, Kyeon yang sedarei tadi menunduk membaca bukunya menoleh kearah Changmin,
“Aishh… Onni bersenang-senang lah dengan anak baru itu!” gerutu Youngmi seraya menatap sinis kearah Changmin, sementara Changmin tersenyum ramah kepadanya,
“Changmin-ssi duduklah!” Changmin mengangguk patuh,
“Seongsaengnim, tidak ada perkenalan?” tanya seorang perempuan,
“Andwae, nanti saja saat jam istirahat!” hampir semua murid perempuan dikelas itu bersorak ricuh karena kecewa, kecuali Youngmi dan Kyeon yang tidak tertarik dengan ‘anak baru’ itu,
“Dasar centil!” gerutu Youngmi,
“Huh.. harusnya aku yang duduk disamping Kyeon!” gerutu Zhoumi.
-ooOoo-
Yejin menatap kotak perhiasannya dengan mata berbinar dan senyum mengembang, Sanghyun tak dapat berkata apapun, Youngwoon bersama Kyuhyun dan Donghae sekarang ada dirumahnya,
“Lim Yejin-ssi!” Donghae mulai bersuara,
“De/” Yejin mengalihkan pandangannya pada Donghae,
“Kau tenang saja aku takkan membiarkan suamimu yang bodoh ini, menjual perhiasan milikmu!” ujar Donghae lembut,
“Bahkan kalu kau mau, aku akan menambahkannya!!” sambungnya,
“Jinja?” tanya Yejin ragu, Donghae menganggukan kepalanya,
“Bahkan hutang suamimu yang bodoh ini pun sudah lunas!” kata Donghae yang sepertinya senang menghina Sanghyun ‘bodoh’
“Ah? Bagaimana mungkin?” Yejin menatap heran kearah Youngwoon si ‘lintah darat’ dan kedua anak buahnya,
“Jaminan” kali ini Kyuhyun membuka mulutnya,
“Jaminan?” Yejin masih belum mengerti, Kyuhyun sedikit malas menjawabnya,
“Iya.. Jaminan!” jawabnya kemudian,
“Rumah?” Kyuhyun menggelengkan kepalanya,
“Gubuk ini terlalu murah!” Kyuhyun tersenyum merendahkan,
“Lalu?”
“Anakmu!”

TBC

Komen yua ^^ nulis itu capek lho, dan komen itu udah kayak tenaga baru buat penulis, so komen please ^^

Advertisements

3 comments on “The Ghost of You Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s