The Ghost Of You Part 2

BUK Youngmi membanting buku yang sedang dibacanya, gadis itu menghelakan napasnya, mata sayunya menatap sinis kearah pria didepannya, sementara pria itu tersenyum ramah padanya,
“Cih..” Youngmi bangkit dari duduknya dan keluar dari perpustakaan sekolah tanpa mengembalikan buku yang diletakkannya dimeja, baru beberapa langkah Youngmi berjalan keluar perpustakaan tampak seorang pria mengikutinya dari belakang,
“Tuan Shim, bisakah kau berhenti mengikutiku?” tanya Youngmi pada Shim Changmin,
“Nona Kim, harusnya kau membantuku mengelilingi sekolah ini, kau ini kan ketua kela!” sindir Changmin,
“Sekarang sudah kan? Kau sudah mengikutiku kesetiap tempat digedung ini!” Youngmi berjalan menjauhi Changmin,
“Jangan terus mengkutiku!” katanya saat melihat Changmin yang sudah menjajari langkahnya,
“Aku mau ke toilet!” kata Youngmi dingin, Changmin tersenyum jahil sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,
“Mianhae!” Changmin membungkukkan bdannya,
“Huft-_- galak sekali gadis itu!” keluh Changmin.
-ooOoo-
Siwon menatap gadis disampingnya dengan mata berbinar, gadis itu sibuk menulis dinotenya, sementara Siwon asik memainkan rambut panjang gadis itu,
“Shim Min Ah… sampai kapan kau mau menduakanku dengan kertas-kertas itu?” tanya Siwon pada gadis itu, Minah meno9leh sebenta,
“Hahaha jelek sekali wajahmu!” ejek Minah yang melihat Siwon yang bermuka masam,
“YA! Sudah-sudah jangan menulis lagi!” Minah meletakan buku dan pensilnya, gadis itu lalu menyandarkan kepalanya dibahu Siwon,
“Jagiya… Kau mengganggu saja!’ gerutu Minah,
“Aish.. Aku ini kesini bukan untuk menemanimu menulis puisi!” Siwon mencubit pipi Minah, gadis itu menggembungkan pipinya, membuatnya terlihat semakin menggemaskan.
-ooOoo-
Shim Changmin memeperhatikan Kim Youngmi dari kejauhan, gadis itu baru saja masuk sebuah audy putih, Changmin mencatat ‘1004’ pada notenya,
“Changmin-ssi!” Changmin menoleh pada sumber suara itu, seorang gadis manis tersenyum padanya,
“Ahn Minra-ssi, annyeong ^^” sapa Changmin,
“Kau mau pulang?” tanya gadis itu malu-malu, Changmin mengangguk pelan,
“Mau pulang bersamakku?” tanya Changmin,
“Ehm!” Minra mengangguk mantap.
-ooOoo-
Yejin terperangah mendengar ucapan Youngwoon,, Yejin menarik Sanghyun kekamarnya
PLAK
Yejin melayangkan tangannya dipipi Sanghyun,
“YA! Apa yang kau lakukan?” Sanghyun tertunduk malu,
“Jawab aku!” desak Yejin,, Sanghyun tak menjawab ia hanya tertunduk, karena merasa takut pada istrinya,
“YA! Kau ini.. AYAH macam apa? Hah?” Yejin terus memukuli kepala Sanghyun, Yejin terus menangis, kini ia terduduk dilantai Sanghyun segera memeluk Yejin, Sanghyun membelai Yejin dan berusaha menenangkan istrinya,
“Mianhae.. Jeongmal mianhaeyo..” Sanghyun mengeratkian pelukannya,
“Apa benar-benar tak ada cara lain? Aku rela jika kau ingin menjual semua perhiasanku!” Sanghyun menggeleng lemah,
“Hutangku terlalu banyak!” katanya kemudian.
Kyuhyun menyeringai didepan Sanghyun dan Yejin yang baru keluar dari kamarnya, sudah sejak 30 menit yang lalu ia berdiri mendengarkan pembicaraan pasangan suami-istri itu didepan pintu kamar mereka,
“Ottokhae?” tanya Kyuhyun antusia, Sanghyun dan Yejin saling memandang, Yejin menggenggam tangan Sanghyun seolah menguatkan suaminya, Sanghyun menatap Yejin dalam, ia mengangguk pelan sementara Yejin tersenyum hangat,
“Baiklah!” ujar Sanghyun pasrah, Kyuhyun tersenyum puas, sementara Kangin yang melihatnya dari kejauhan terlihat terkekeh senang,
“Chukae..” bisik Donghae, Kangin melirik dan tersenyum bangga,
“Urus semuanya!” titah Kangin, Donghae mengangguk paham
-ooOoo-
“Zhoumi-ssi… hari ini jangan langsung pulang..” Zhoumi menoleh heran kearah Kyeon,
“Wae?” tanya Zhoumi,
“Ani.. hanya ingin pergi denganmu saja” Zhoumi tersenyum senang, karena setelah berhari-hari ‘pacar’nya bersikap dingin, akhirnya hari ini malah ingin mengajaknya jalan-jalan,
“Baiklah, kau mau kemana?” tanya Zhoumi,
“Terserah padamu!”
“Ehm.. Khaza!!” Zhoumi mengenggam lembut tangan Kyeon, dan membawanya pergi ke taman bermain,
“Eh kita kan pakai seragam, apa tidak masalah?” tanya Kyeon polos,
“Tidak apa, tutupi dengan jaket saja!” suruh Zhoumi, Kyeon mengangguk patuh dan mengekor pada Zhoumi,
“Kau mau naik apa?” tanya Zhoumi, Kyeon mengedarkan pandangannya sambil sesekali berdecak ngeri melihat permainan-permainan yang memacu adrenalin setiap pemainnya,
“Wae? Kau takut?” ejek Zhoumi,
“Ani… Hanya sedikit ngeri!” bantah Kyeon,
“Sama saja! Ya sudah naik itu saja!” belum sempat Kyeon menjawab, Zhoumi sudah menariknya duluan,
“Zhoumi-ssi..”
“De..”
“Aku malu!” bisik Kyeon sambil menatap ‘teman-teman-bermainnya’ Zhoumi terkekeh geli,
“Gwaenchanayo, nanti kau akan terbiasa!” hibur Zhoumi,
“Terbiasa katamu? Naik ‘komedi putar’ bersama ‘anak-anak-kecil’ kau sebut biasa?” tanya Kyeon heran, yang ditanya malah sibuk bermain dengan ‘anak-anak-kecil’ disekitarnya,
“Ya.. Ini namanya luar biasa!” bisik Zhoumi kemudian, Kyeon menggeleng heran,
‘Mungkin dia masa kecilnya kurang bahagia, atau mungkin dia mau cepat-cepat punya anak -_-)7’ pikir Kyeon.
-ooOoo-
Youngmi menatap heran seisi rumahnya, gadis itu tampak mencari-cari sesuatu sementara Jungsoo yang sejak tadi memanggilnya tak sekalipun digubrisnya,
“YAK! Jangan mengacuhkanku seperti itu!” keluh Jungsoo yang menjegal gadis didepannya,
“Wae? Aku sedang mencari Sashi!” ujarnya yang langsung melengos meninggalkan Jungsoo,
“Tidak ada!” ujar Jungsoo yang berhasil menghetikan langkan Youngmi,
“Mwo? Kemana anak itu?” tanya Youngmi heran,
“Sedang ada kegiatan disekolahnya, mungkin pulang malam!” jawab Jungsoo seraya merangkul pundak Youngmi,
“Acara apa? Kenapa sampai malam? Dengan siapa?” tanya Youngmi bertubi-tubi,
“Aisshh.. Kau seperti pers saja kalau sedang bertanya!” gerutu Jungsoo, sementara Youngmi hanya tersenyum malu,
“Dia dan teman-teman sekolahnya hanya pergi ke taman bermain, dan lagi kan ada Diana yang selalu setia menemaninya!” jelas Jungsoo panjang lebar,
“Oh.. Ya sudah!” Youngmi mengangguk paham dan kembali meninggalkan Jungsoo,
“Kalau oppadeul kemana?” tanyanya, Jungsoo mengangkat bahunya,
“Moola!” Jungsoo menekuk mukanya, dan menarik tangan Youngmi,
“Ya~ Apa yang kau lakukan Jungsoo-ssi?”Youngmi berusaha melepaskan cengkraman Jungsoo,
“Kau tak asik!” jawab Jungsoo sekenanya,
“Wae?” Youngmi menatap innocent,
“Masa aku yang pacarmu malah dicueki!” ujar Jungsoo memamerkan wajah super cemburunya,
“Aisshh.. dasar!” Youngmi menatap geli ‘pacar’nya itu sementar ‘pacar’nya masih menunjukkan tampang masamnya.
-ooOoo-
“Diana-ah dia mirip sekali dengan appa!” bisik seorang gadis kecil kepada pelayan pribadinya,
“Yang mana?” tanya Diana penasaran,
“Itu.. Yang sedang bermain komedi putar!” gadis itu menunjuk orang yang disebutnya dan berlari menghampirinya,
“Nona.. Nona Sashi mau kemana?” Diana berlari mengejar gadis bernama Sashi itu,
“Appa!” panggil gadis itu,
“Mwo?” tanya gadis disamping pria itu,
“Appa..” panggilnya lagi,
“YAK! Zhoumi-ssi dia itu siapa?” tanya gadis itu seraya menarik-narik baju Zhoumi, Zhoumi menoleh heran,
“Mworago?” gadis itu menunjuk kearah Sashi yang berdiri manis dihadapan mereka, Zhoumi menatap bingung kearah gadis itu,
“Hai! Kau mau bermain denganku juga?” tanya Zhoumi, dipikirnya Sashi sama seperti anak-anak lain yang mau bermain dengannya, Sashi menggeleng,
“Diana dia bukan appa!” ujar Sashi kepada Diana,
“Appa?” tanya gadis yang bersama Zhoumi, gadis itu dan Zhoumi saling berpandangan,
“NOE!”
“Kyeon-ah mana aku tau, aku tidak mengenalnya, bertemu saja baru!” bantah Zhoumi,
“Lalu?” Zhoumi mengangkat bahunya tak mengerti,
“Mianhamnida!” ujar Diana,
“Choneun Diana imnida, ini Choi Sashi, putri dari Tuan Choi, ehm..”
“Wae?” tanya Zhoumi penasaran dengan pejelasan Diana yang menggantung,
“Dia pikir kau ayahnya, karena terus terang wajah anda memang mirip sekali dengan beliau!” sambung Diana,
“MWO?” tanya Zhoumi shock *lebay –“)* hari ini sudah 3 orang yang mengatakan wajahnya mirip seseorang,
“Jinjayo?” tanya Zhoumi memastikan, Diana dan Sashi mengangguk bersamaaan,
“Kkkkk… wajahmu pasaran sekali Zhoumi-ssi ^/\^” ejek Kyeon,
“Aissh… setidaknya jangan samakan aku dengan bapak-bapak!” gerutunya,
“Adjussi..”
“MWO? Jangan panggil aku adjussi, aku ini lebih muda dari ayahmu, panggil aku oppa!” suruh Zhoumi,
“Adjussi, ayahku bukan ‘bapak-bapak’ dan lagi dia lebih tampan darimu!” kata Sashi yang asik merong mengejek Zhoumi,
“Aissh anak nakal!’
“Ani.. Dia anak yang lucu!” Kyeon berjalan menghampiri Sashi,
“Hai! Kyeonneul imnida, kau boleh memanggilku Kyeon, dia Zhoumi, bukan ‘adjussi’ kkkkkk….” Kyeon mengacak pelan rambut Sashi ,
“Mianhae..” ujar Sashi membungkukkan badannya,
“Ya sudah, tapi kau harus panggil aku OPPA!”
“Iya..”
“Kalian selalu bersama ya?” tanya Sashi,
“Tentu saja ^^” jawab Kyeon,
“Dulu ayah dan ibuku juga, tapi sekarang tidak, katanya sudah bosan, kelak kalian juga akan merasa bosan!”
“Sok tau!” gerutu Zhoumi,
“Nanti kalau ada salah 1 diantara kalian yang pergi, baru tau kalau yang aku bilang memang benar!” ngotot Sashi,
“Maaf.. apakah ayah dan ibumu tidak bersama lagi?” tanya Kyeon hati-hati,
“Bersama? Maksudmu cerai? Aniya.. mereka hanya tidak tinggal satu kamar!” jawab Sashi lagi,
“Sashi-ssi, tidak baik membicarakan masalah keluarga pada orang lain, ayo kita kembali kerombongan kita!” ajak Diana yang mulai khawatir dengan pembicaraan Sashi dan dua orang asing dihadapannya,
“Mianhae sudah mengganggu waktu kalian!” ujar Diana lagi,
-ooOoo-
Jepretan lampu kamera menghiasi ruangan itu, Heechul sibuk dengan kameranya, beberapa kali tangannya sibuk mengatur gaya model-modelnya, sementara Hyera terlihat serius dengan majalahya, beberapa orang sedang sibuk meriasnya, sampai Heechul berteriak memanggilnya,
“Han Hyera-ssi giliranmu!” Hyera meletakkan mejalahnya dan berjalan menghampiri Heechul, Heechul terpaku memandang Hyera,
“Ada apa, ada yang kurang?” tanya Hyera, Heechul masih terpaku menatap Hyera, Hyera memakai gaun merah yang sederhana, atau mungkin terlalu sederhana untuk model sekelasnya, make yang dipakainya juga bisa dibilang kelewat natural, tapi Hyera memang mempunyai wajah yang benar-benar cantik, matanya bulat besar tidak seperti gadis Korea kebanyakan, hidungnya panjang, pipinya mempunyai rona sendiri, dan bibirnya yang kecil, membuatnya terlihat seperti boneka Barbie hidup,
“Heechul-ssi!” Hyera mengibaskan tangannya didepan wajah Heechul,
“Ah.. maaf!” kata Heechul gugup,
“Tak apa.. Gwaenchanayo? Apa ada yang kurang denganku?” tanya Hyera,
“Ani.. Kau benar-benar sempurna!” elak Heechul, membuat Hyera tersipu malu,
“Aigoo.. pria dimana-mana memang gombal” Hyera melenggang ketempat pemotretannya,
“Tapi gombalanku itu fakta!” Hyera berpura tak mendengarnya, dan memilih fokus pada pemotretannya saja.

-Flashback-

Hyera dengan seragam sekolahnya sibuk beraegyo ria dihadapan seorang pria yang tengah memotretnya, sesekali terdengar gelak tawa keduanya saat si pria tengah menggodanya,
“Ya.. kemarilah!” panggil pria itu, Hyera segera berlari menghampiri pria yang tengah melihat hasil jepretannya,
“Aigoo… kau benar-benar cantik jagiya” pujinya,
“Gomawo Siwon-ssi” ujar Hyera lembut,
“Saranghae..”

-End Of Flashback

“YAK!! Kenapa jadi kau yang tidak konsentrasi?” tegur Heechul, Hyera tersenyum malu,
“Mianhae..” ujarnya sembari membungkukan badan,
“Gwaenchana”
-ooOoo-
Kyeon menghentikan langkahnya, ditahannya Zhoumi yang berjalan sambil menggenggam tangannya *pacaran jalan kaki, sian bener dah -__-* Zhoumi menatap kekasihnya heran, Kyeon menundukkan kepalanya,
“Jagi sampai sini saja ya ^^ aku takut kau dimarahi appa!” ujar Kyeon dengan senyum terkembang,
“Ha? Bukankah kalau aku tidak mengantarmu sampai rumah, adjussi malah akan memarahiku habis-habisan?” tanya Zhoumi bingung,
“Eh? Ani… karena tadi aku bilangnya mau pergi dengan Youngmi” jawab Kyeon berbohong,
“Tapi…”
“Sudah ya ^^ annyeong….” Kyeon buru-buru berlari sambil terus melambaikan tangannya pada Zhoumi,
“Huft-_- akhirnya aku bisa lepas darinya juga..” Kyeon berusaha mengatur napasnya yang terengah,
“Huft..” sekali lai Kyeon menghela napas berat, Kyeon menyeret langkahnya menuju rumah kecilnya,
“Firasatku tidak enak” Kyeon menatap sinis kearah 3 limosin mewah yang berjejer rapih dipinggir jalan depan rumahnya, kakinya semakin malas melangkah masuk,
“Annyeong..” sapa Kyeon, dilewatinya 2 orang bodyguard yang berdiri disisi kiri dan kanan pintu kecilnya,
“Annyeong Nona Muda Kyeon” sapa bebrapa pelayan, Kyeon terbelalak menatap orang-orang disekitarnya,
“Aigoo… kenapa dirumahku jadi banyak orang anehnya?” gumamnya,
“Kyeon-ah, sini!” panggil Yejin,
“Wae?” tanya Kyeon malas,
“Aissh.. ppali!!” Yejin menarik tangan Kyeon kekamarnya, Kyeon sempat melihat beberapa pria asing yang salah satu diantaranya sedang tersenyum manisa kearahnya,
“Umma…”
“Pssttt…” Yerjin membekap mulut Kyeon.

At Kyeon’s Room
Yejin memaksa Kyeon duduk dikasurnya, Kyeon melipat tangannya didada dengan wajah masam, Yejin modar-mandir dihadapannya sejak tadi,
“Umma…” Yejin meletakkan tangan didagunya, seperti orang yang sedang berpikir *ya iyalah -___-* sementara Kyeon sudah bosan menunggu Yejin,
“Umma, yang dsiluar itu siapa?” tanya Kyeon,
“Huft…” Yejin menghela napas,
“Mereka menagih hutng ayahmu!”
“MWO???” mata sayu Kyeon membulat,
“APA AKU AKAN DIJUAL?” tanya Kyeon shock,
“Wae? Kenapa kau bicara seperti itu?” tanya Sanghyun yang baru masuk kekamar Kyeon,
“Aku sudah melihatnya, aku melihat surat peerjanjian itu! KAU MENJADIKANKU JAMINAN KAN APPA?” tanya Kyeon emosi,
“Wae? Jadi bukan mereka yang memaksamu, tapi kau yang menjadikannya jaminan?” desak Yejin,
“De..” jawab Sanghyuin lemas,
“Tapi, Kangin itu memang benar-benar menyukaimu Kyeon-ah” lanjut Sanghyun,
“Arraseo, makanya tadi dia tersenyum padaku!” gumam Kyeon,
“Wae?” tanya Yejin,
“POKOKNYA KU TIDAK MAU!” teriak Kyeon,
“Sebaiknya kau setujui saja!” kata seorang pria dengan senyum ‘evil’nya,
“Kyuhyun-ssi, biar aku yang membujuknya!” pinta Sanghyun,
“Kau tidak mau kan ayahmu, ku kirim kepenjara karena kau tak bisa membantunya?” tanya Kyuhyun, yang lebih persis ‘mengancam’
“Penjara?” gumam Kyeon, wajahnya berubah gugup, begitu pun Yejin dan Sanghyun,
“Bagaimana?” desak Kyuhyun,
“…”

TBC

siapapun yg mampir kesini, entah itu kesasar atau memeang udah tau, PLEASE…. komen ya, coz aku tau yg baca banyak *pede bgt* tapi sayangnya ga ada komentarnya ~~)7 buat yang mau komentar GOMAWO… JEONGMAL GOMAWOYO ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s