TaeTeuk Series – Adjussi

Title: Adjussi
Author: Mentari Lacamara
Rating: AU
Genre: Romance
Main Cast: Taeyeon and Leeteuk
Summary: Leeteuk menganggap dirinya masih terlalu muda untuk dipanggil ‘adjussi’ dia berpikir bahwa dirinya adalah ‘oppa’ tapi gadis itu…
Disclaimer: Taeyeon and Leeteuk and the other cast not mine, but this strory is mine!
WARNING! Don’t like don’t read, but if you read please comment for support Me!! I don’t like SILENT READER!

Taeyeon sibuk mondar-mandir didalam kamarnya, ia masih belum meski malam sudah sangat larut untuk seorang gadis muda sepertinya. Sesekali terdengar suara helaan napasnya, ia duduk didepan meja komputernya dengan majah lesu dan bibir yang mengerucut, “Babo!” rutuknya seraya memukul kepalanya pelan, “Babo.. babo.. babo.. naneun jongmal baboya!!” rutukannya makin keras seperti pukulannya, tapi sepertinya itu masih tak bisa menghilangkan rasa gelisahnya.

“Kau sebut aku apa?” tatapan tajam dari mataa bulan sabit itu terasa menyayat hatinya, ia merasa menjadi gadis terbodoh karena mempermalukan dirinya sendiri didepan sang senior.

“Aku adalah ‘oppa’ kau harus memanggulki ‘oppa’ bukan ‘adjussi’ mengerti?” tanya pria itu dengan penekanan disetiap katanya, jantung Taeyeon berdegup kencang kali ini bukan sekedar rasa gugup seperti yang sering di alaminya melainkan rasa malu dan bersalah.

“Jika Leeteuk oppa tak mau lagi berdekatan denganku maka itu adalah hukuman untukku!” tebak Taeyeon mengingat kejadian buruk yang menimpanya.

“YAA ADJUMMA!!!!” Taeyeon sedikit terkejut dengan pekikan suara tenor yang terdengar cempreng di telinganya tadi, tapi gadis yang baru beranjak dewasa itu memilih tak menghiraukan kata-kata itu, “HEI ADJUMMA KAU TULI YA?” Taeyeon kali ini merasa terganggu karena pekikan itu terdengar sangat melengking di telinganya. Taeyeon sedikit mendesah saat menghentikan langkahnya, gadis bertubuh mungil itu memperhatikan sekelilingnya yang bisa dibilang ‘kosong’ mungkin di ruangan ini hanya ada dirinya dan pria di belakangnya yang sedari tadi berbuat keributan tak jelas.

Taeyeon tersenyum tipis dan membalikan tubuhnya seraya berkata, “Mianhae anda mencari siapa adjussi?”

Pria dihadapan Taeyeon tersenyum lembut sementara Taeyeon terbelalak tanpa berani mengeluarkan kata-kata lagi. pria itu berjalan pelan menghampiri Taeyeon yang diam membeku ditempatnya, “Ne.. aku mencarimu adjumma,” pria itu tersenyum evil dengan wajah malaikatnya.

Taeyeon merasa tertohok, pria yang di panggilnya dengan sapaan ‘adjussi’ sekarang tengah memanggilnya ‘adjumma’ dengan nada menyindir, “Wae?” tanya Leeteuk santai, Taeyeon masih diam tak menjawab, kakinya diam-diam berjalan mundur dengan langkah terseret yang mata pelan. Seperti tau batasan jarak yang tercipta diantara keduanya Leeteuk diam-diam juga menyeret kakinya berjalan maju mengejar gadis mungil di depannya, “Apa aku begitu menyramkan?” tanya Leeteuk menyadari gadis di hadapannya memucat.

Taeyeon menelan ludahnya yang terasa begitu melekat di kerongkongannya, “Wae irae? Yaa! Adjussi jangan memanggilku adjumma, aku ini lebih muda darimu!!”

“Ne? Kau memanggilku adjussi dengan sesuka hatimu dan melarangku memanggilmu adjumma?” Taeyeon lagi-lagi diam, gadis itu terlihat sedang mengumpulkan kata-kata di otaknya yang berpencar agar mau diucapkan oleh bibir mungilnya. Tapi mungkin saat ini ia tak bisa lagi meledak seperti tadi saat merasakan dinginnya tembok yang baru saja berbenturan dengan pungungnya.

“Err.. mianhae,” ujar Taeyeon akhirnya, sekumpulan kata-kata pembelaan yang sudah melayang diotaknya kini hilang begitu saja, bodoh… bodoh… bodoh… itu lah yang kini berulang kali di ucapkannya dalam hati.

“Jujur.. aku kesal saat kau memanggilku ‘adjussi’ padahal aku ini kan ‘oppa’ tapi..” Leeteuk menggantungkan kata-katanya yang terdengar narsis, ia memutuskan untuk sedikit mundur dan menjaga jarak dari sang junior, “Ku pikir bagus juga jika kau mau menjdai adjummanya.” sambungnya lagi-lagi dengan evil smile yang ditirunya dari Kyuhyun magnaenya.

“Mwo?” Taeyeon menatap jengkel Leeteuk meski dalam hatinya kini ia merasa debaran aneh belum lagi pipinya yang terasa panas.

“Kalau kau tak mau jangan lagi memanggilku dengan sebutan menyebalkan itu lagi, aku masih terlalu muda untuk menjadi seorang adjussi!” elak Leeteuk lagi-lagi dengan nada narsis.

Jadi tak apa bila aku memanggilnya adjussi? Dia mengizinkanku memanggilnya adjussi? Adjumma itu apakah panggilan kesayangan?

“Stop… jangan berpikir yang tidak-tidak Taeyeon Kim!” rutuk Taeyeon, seperti biasa Ki Leader ini selalu saja terjaga saat memikirkan Leeteuk, ya setidaknya kali ini ia tak merasa terbebani dengan pikiran-pikiran negatifnya.

“Mungkin ini awal yang baik.. semoga..” harapnya.

TBC

Aigoo… susahnya manjangin FF ini -__-)7 udah nyoba dipanjangin tapi tetep ngga dapet feelnya, kalo dipajangin juga kesannya maksa #ngeles mungkin karena saya lagi enjoy bikin ficlet, ditambah cerita ini belum punya konflik yang banyak, mungkin kalo udah nyampe klimaks bisa panjang ceritanya xD semoga aja kalian gga merasa bosan dengan FF pendek kebanyakan bacot authornya yang super duper ringan *wuih narsis* ini, ok komen!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s