HIATUS

Well ini mungkin rada ngga penting buat dibaca tapi menurutku sih penting buat yang masih nungguin FF aku *pede banget*

Dikarenakan kesibukan siswa SMK yang lagi galau-galaunya menantikan UAN *lebaaay* ditambah PC yang lagi rusak gara-gara namdongsaeng yang Evil-nya lebih-lebih dari Kyu =.=)a saya memutuskan untuk “HIATUS” sementara dari dunia perblogan,untuk sementara ini saya ngga akan nulis FF dulu, paling sesekali aja main ke Koreanindo tapi ya sekali lagi, ini memang berat *alah lebay banget*

Tanya kapan lanjutan FF saya publish?
Nanti ya setelah kesibukan saya reda ^____^ tapi saya janji bakal lanjutin kkk~ jangan kangen ya /plak yang kangen mention saya aja di @special1594 ok d(^_^)b

akhir kata Kangmi ucapkan,
sampe ketemu lagi setelah UAN ^^)V

Warning!! Baca dan Mengerti, ok!!

Annyeong yeorobun….. ^^

Aku tahu kalian pasti akan baca ini *sotoy* dan yang buat baca ini, mau ga mau harus mau!

Ok! Pertama aku ngucapin JEONGMAL GO9MAWO buat siapapun yang sudah mampir keblog kecilku ini, Kedua JEONGMAL GOMAWO buat siapapun yang udah pernah komen disini –meski dengan terpaksa- ~LoL~ tapi bukan itu pokok permasalahannya khekhekhe~

Kalian suka baca FF?
Sama saya juga!
Kalian –mungkin- suka nulis FF juga?
Saya suka sekali!
Kalian yang suka nulis, pernah digentayangi SILENT READER?
Saya sudah sangat sering!!

Coba ya *?* saya minta sama kalian, hargailah saya! Jangan hanya dateng baca lalu pergi tak bertanggung jawab! Kalian kan hanya tinggal baca n komen, setidaknya berikan tulisan saya like *ngarep ini sich* kalo kalian males komen or ga tau mau komen apa!

Saya nulis diblog ga dibayar kok ~LoL~ tapi sebuah komentar saja sudah seperti imbalan yang sangat berharga buat saya! Jadi tolong hargai saya dengan BERKOMENTAR!

Terus terang, saya MALAS, melanjutkan FF buatan saya karena ga ada komen, padahal yang baca itu ada -..-) anggep aja timbal balik buat kalian yang menikmati FF saya xD saya ga seperti penulis novel or majalh yang dibayar kok!

Kalian cukup beli FF saya dengan komentar, terserah kalian mau komentar apapun, kalian boleh memuji *boleh banget* menghina silahkan, mengkritik, ngasih saran, ngebash saya juga saya terima, asal jangan ngebash tokoh di FF saya ya! Karena kesalahan ada pada otak saya, bukan pada tokoh!

Maaf kalau blog in ga seperti yang kalian harapkan, bagiku blog ini adalah penyalur mimpiku *yack terasa lebay* kalian boleh protes atas kekurangan blog ini! Maaf kalau postingan ini mengganggu pandangan kalian!

Akhir kata saya ucapkan MAAF dan TERIMAKASIH *???*

Intinya satu, I NEED SOME COMMENT!!

Oh iya maybe lanjutan FF-ku tergantung komen dari kalian!

SARANGHAEYO ADJUSSI Part 7

Park adjussi menarik tanganku dengan lembut, iya mengajakku duduk di salah satu meja dekat jendela dan disana terlihat seorang wanita cantik yang sedang asik memakan es krim coklat miliknya,
“Anyeonghaseo!” ujar wanita itu saat sadar ada aku didekatnya,
“Anyeonghaseo!” balasku sembari menundukkan kepalaku, wanita itu lalu berjalan menghampiriku dan mengulurkan tangannya seraya berkata, Continue reading

SARANGHAEYO ADJUSSI Part 3

SARANGHAEYO ADJUSSI
Part 3

Rae Neul memutuskan untuk pindah ke Seoul, rupanya ia kembali ke Korea karena Kibum oppa, sepertinya mereka saling mencintai bahkan sangat mencintai.. Jelas aku tidak ada harapan… Kenapa aku begini? Kenapa aku punya perasaan sama orang yang baru aku kenal, dan dia pacarnya sepupuku!! Aku jadi sering sekali ke Seoul, padahal sebelumnya tidak, aku kesana setiap akhir pekan, untuk bertemu Rae Neul dan juga Kibum oppa, aku sering pergi berkelilinmg Seoul bersama mereka.
Hari ini Rae Neul dan Kibum oppa memaksaku untuk ikut mereka ke sebuah club, awalnya aku tidak mau, umurku saja baru 15 tahun mana boleh aku masuk club, tapi Rae Neul dan Kibum oppa terus saja memaksaku, akhirnya aku mau ikut mereka. Club ini ramai sekali, tidak cocok dengan ku yang tak suka keramaian dan kebisingan, lebih tidak suka lagi karena disini ada banyak sekali sepasang kekasih yang berdansa bersama sedang aku hanya sendirian,
“Hahhh.. konyol!! Kenapa aku mau ikut kesini?” kataku kesal, sambil meminum orange juice ku, aku meletakkan gelasku kembali kemeja, aku menoleh ke arah Rae Neul dan Kibum oppa, aku terpaku didepanku.. apa? Apa yang mereka lakukan? Mereka sedang berciuman dihadapanku!! Aku seperti tersambar petir disiang hari, aku kesal dan lalu meninggalkan mereka menuju meja yang lain, aku mengambil minuman didepanku dan meminumnya sampai habis, aku kesal setengah mati,
“Ini apa?” tanyaku pada seorang bartender,
“Itu soju nona, ehmm.. sepertinya kau meminum pesanan orang lain!”
“Benarkah? Oh.. aku mau lagi, tolong bawakan lagi untukku!” aku menyuruh bartender itu membawakannya lagi, lagi, dan lagi, sampai-sampai kepalaku benar-benar terasa sakit, lalu semuanya menjadi gelap.
——-
Aku membuka mataku perlahahan-lahan, kepalaku terasa sakit, aku berusaha melihat sekitar, PUTIH?? Kamar ini hampir seluruhnya berwarna putih, aku bingung sedang berada dimana aku sekarang? Tiba-tiba ada seorang yang mengetuk pintu, aku menoleh kearah pintu itu, pintu itu terbuka, ada 6 orang yang berjalan masuk dan berdiri dihadapanku yang baru saja duduk diranjang putih ini,
“Annyeong haseo..” mereka menyapaku dan membungkukan badan kepadaku, aku hanya tersenyum sambil menundukkan kepalaku yang sakit, aku tak mengenal siapa pun, mereka adalah orang asing, 5 orang wanita dengan seragam biru muda yang aneh, serta seorang pria tua bertuxedo hitam,
“Apakah nona sudah merasa lebih baik?” tanya pria tua itu padaku, aku masih diam, aku bingung kenapa pria tua itu memanggilku nona?
“Biar aku yang menemaninya, kalian semua keluar lah!” kata seorang diambang pintu, dia menggunakan tuxedo putih, sangat rapih, dan senyumnya sangat hangat, ya dia tersenyum kearahku, lalu kelima wanita itu dan pria tua itu keluar beriringan sementara pria yang bertuxedo putih itu menghampiriku dan duduk diranjang dan tepat disampingku,

Flashback 8 tahun yang lalu
Alunan simphony kesembilan milik Ludwig van Beethoven mengalun indah, aku menatap sebuah musicbox berwarna keemasan dan yang diatasnya terdapat photoku dengan seorang anak laki-laki *bayangin aja adegannya Kang Hye Na di drama My Fair Lady* musicbox itu pemberiannya dua tahun yang lalu saat ulang tahunku yang kelima, dan photo tersebut diambil beberapa hari sebelumnya, dia temanku saat aku tinggal di Jepang umurnya 2 tahun lebih tua dariku, dia memintaku menyimpan musicbox itu, merawatnya dengan baik sampai suatu hari nanti ketika kami dewasa dia akan memainkan lagu tersebut dihadapanku. Aku tersenyum setiap kali mengingat janjinya, tapi sejak dia memberi musicbox itu aku sudah tidak pernah lagi bertemu dengannya.. Kurasakan air mataku mengalir dipipiku,
“Kau kenapa? Sedang menangis ya?” tanya sesorang sambil mengusap kepalaku dengan lembut, dia Park Jung Soo teman Chulie adjussi sejak SMP dan aku biasa memanggilnya Park adjussi,
“Aniyo..” jawabku dengan suara parau,
“Lalu kenapa ada air mata?” katanya lagi sembari menghapus air mata dipipiku,
“Iya.. Aku memang habis menangis, tapi itu bukan urusanmu adjussi!” kataku kesal,
“Memang anak kecil sepertimu ada urusan apa?”
“MWOO? Aku bukan anak kecil lagi, aku sudah berumur 7 tahun, aku sudah kelas 1 SD aku bukan anak kecil tau!!” protesku padanya,
“Memang apa urusanmu? Aku pikir hanya orang dewasa saja yang punya urusan”
“Memang bagaimana caranya jadi dewasa?” tanyaku penasaran,
“Menikah!” katnya datar,
“Menikah?” aku kaget, hingga mataku yang sipit membesar, “Kalau begitu aku menikah saja!” kataku lagi,
“Memang kau mau jadi dewasa ya?” kali ini giliran Park adjussi yang kaget dengan pernyataanku, lalu kami terdiam sejenak,
“Kalau begitu, menikah lah dengan oppa!” tawarnya tiba-tiba,
“Oppa? Aku tidak suka memanggilmu oppa-_- tapi baiklah DEMI MENJADI DEWASA AKU AKAN LAKUKAN APA PUN!!” kataku dengan penuh keyakinan, lalu pria itu membuatkan mahkota dari ranting-ranting untukku dan untuknya, serta membawakanku banyak sekali bunga,
“Baiklah, kalau begitu apa kau siap?” tanyanya sambil memegang tanganku,
“Ya aku siap!” aku tersenyum senang,
“Kau mau menemani ku disaat sedih, senang, sehat, sakit, juga tidak akan meninggalkan ku?” ucapnya mirip seorang pendeta yang akan menikahkan 2 orang pengantin, aku tersenyum dan mengangguk kecil.
End of flashback
“Apa kau baik-baik saja?” tanya seseorang membuyarkan lamunanku,
“PARK ADJUSSI??” seruku dengan nada kaget.
———-
Park adjussi mengatarku pulang ke Busan, dia berjanji tidak akan memberi tahu siapa pun kalau aku mabuk semalam. Sesampainya dirumah aku memutuskan untuk langsung beristirahat dikamar, aku merasa sangat lelah dengan semua hal yang ku alami, mulai dari Kibum oppa, ingatanku tentang teman masa kecilku, hingga kelakuan konyolku dengan Park adjussi 8 tahun yang lalu, rasanya saat ini kepalaku akan pecah memikirkan hal-hal tersebut,
“Hahhhh……” aku menatap sekeliling kamarku, lalu menjatuhkan tubuhku diatas ranjangku, “Lebih baik aku tidur!”

TBC

SARANGHAEYO ADJUSSI Part 2

SARANGHAEYO ADJUSSI
Part 2
Aku kembali kekamar Rae Neul tapi kali ini, Rae Neul ada bersamaku, aku tak percaya dia ada disini dia memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya di Korea dan meninggalkan Kanada,
“Kenapa kau ingin kembali? Bukankah kau sendiri yang bilang, kalau kau senang berada di sana, lagi pula Ji Hee dan Choi adjussi kan ada disana, kenapa tiba-tiba kau dan ahjumma mendadak ingin kembali?” tanya ku penasaran
“Ehm.. kenapa ya? Mungkin karena kau bilang Korea itu peringkat pertama dalam pembuatan kapal, ketiga dalam produksi ban, keempat dalam serat sintesis, kelima dalam otomotif dan keenam dalam baja… tapi, kenapa tidak ada yang kedua ya?” jawabnya ngaco sambil mondar-mandir dihadapanku yang sedang duduk diranjangnya,
“Huft kau ini, aku serius tahu!!” kataku kesal,
“Aku juga, aku bangga kok sama negara kita yang punya segudang prestasi.. terlebih.. aku bangga sama cowok-cowok Korea yang punya tampang jauuuuhhhhh lebih keren dari pada orang bule!” katanya penuh semangat,
“Cowok aja yang ada dipikiranmu itu!!” aku lalu bangun dan beranjak pergi, “Aku ada banyak sekali tugas, sebenarnya sich masih kangen banget sama kamu tapi gimana.. mian ya?”
“Oh.. ya sudah belajar yang baik ya dongsaengku!” katanya seraya melambaikan tangan kepadaku.
——–
Aku terbangun sangat pagi, hari ini ada pelajaran faforitku, kesenian dan oh iya mulai hari ini aku akan lebih sering bertemu dengan Choi Rae Neul kakak sepupuku, haaahhh rasanya hari ini akan jadi hari yang paling membahagiaakan,
“Kau mau pergi sekolah ya?” terdengar suara seorang gadis memanggilku, aku menutup pagar lalu menoleh ternyata Rae Neul,
“Iya, kau akan mulai sekolah kapan?” kataku seraya berjalan menghampirinya,
“Entahlah, umma masih mengurusnya!” katanya yang terlihat masih mengantuk,
“Annyeong Dong Hwa! Kau tidak berangkat sekolah?” tanya Chulie adjussi,
“Annyeong adjussi! Ini juga mau berangkat kok, Cuma mau ngobrol bentar sama Rae Neul.”
“Ohh.. Kalau begitu pergi sama adjussi saja mau tidak?” tanyanya lagi,
“Err… gimana ya? Ya udah dech aku bareng adjussi aja!” kataku ragu-ragu,
“Hahaha.. enak ya jadi dapet tebengan gratis?” ledek Rae Neul padaku,
“Emang rezekinya kali!!” kataku ngawur. Hari ini aku pergi naik mobil Chulie adjussi, hari ini dia mau pergi ke Seoul bertemu teman SMAnya dulu, yah lumayan lah ngirit ongkos hahaha…. sering-sering aja adjussi.
“Itu Heechul adjussi ya?” tanya Bae Young dengan wajah berbinar,
“Iya, itu Chulie adjussi!” kataku sambil berjalan masuk kesekolahku
“Apa nanti dia akan menjemputmu?” tanyanya sambil mengejarku,
“Tentu saja tidak, dia itu mau pergi ke Seoul bertemu dengan teman SMAnya, sudah ya jangan tanya-tanya lagi males tahu!!” kataku sambil mempercepat langkahku, aneh Bae Young, kenapa dia bisa naksir sama adjussiku yang aneh itu ya?
——–
Aku berlari kearah rumah Rae Neul setelah selesai mengganti bajuku, ada mobil terparkir didepannya, aku heran mobil siapa itu? Chulie adjussi kan sedang pergi ke Seoul lagi pula itu bukan mobilnya!
“Annyeonghaseo” seorang pria tampan berdiri didepan ku, dia tersenyum manis sekali, aissh ganteng banget namja satu ini,
“Annyeong haseo! Err.. Kau siapa?” tanya ku padanya
“Chonun Kim Ki Bum imnida.” Katanya lagi-lagi sambil tersenyum, ahh manis sekali senyumnya,
“Chonun Song Dong Hwa imnida”
“Kau adik sepupunya Rae Neul ya?”
“Eh? Kau tahu ya? Iya memang benar, ehm.. Kau ini siapanya Rae Neul?” pria itu tersenyum penuh arti,
“Aku pacarnya Rae Neul!’
“Ohh..” huft aku kecewa sekali mendengarnya,
“Kalian sedang apa diluar?” Rae Neul berteriak kearah kami,
“Tidak.. Kami tidak ngapa-ngapain kok!! Ya kan Kibum?” kataku yang gugup,
“Sopan sedikit Dong Hwa, panggil dia oppa, dia itu lebih tua darimu!” kata Rae Neul sambil mengacak-acak rambutku,
“Tidak apa.. lagi pula kami kan baru saja kenal” Kibum terlihat membela ku,
“Mian ya, aku ga biasa!” kataku sambil pasang wajah memelas.
Gimana nich kayaknya aku naksir dech sama Kibum oppa? Dia ganteng sich, imut-imut, dan senyumnya itu lho.. bikin meleleh!! Tapi dia itu kan pacar kakak sepupuku sendiri -_-

tbc

Super Junior is my fave Boy Band

Awalnya dulu aku suka nonton drama asia dan dari sanalah aku mulai tau super Junior tap sayang waktu itu aku kurang tertarik karena aku emang ga ngerti K-Pop, tapi ditahun 2009 atau sekitar kelas 3 SMP aku udah mulai nyatetin dan nyimpenin nama personil SJ yang lebih dari selusin itu!

Aku baru-baru bener-bener tau SJ awal tahun 2010, gara2 temen aku ngasih lagu Super Junior Happy Cooking? Cooking!, dan dari situlah aku tertarik sama SJ dan malah jadi cinta mati *jiah lebay*

Waktu belum tau, aku cuma suka sama Choi Si Won, tapi dari belum tau aku udah sering denger tentang Leeteuk yang disebut-sebut sebagai BEST IDOL LEADER, dan aku langsung cari tau dia, dan u know what? LEETEUK aka PARK JUNG SOO sekarang jadi BEST IDOL dimataku ^/\^)

YUP! Aku ngefans berat sama dia, meskipun suaranya ga sebagus Yesung, Ryeowook, Kyuhyun, dan Sungmin. Meskipun tariannya ga sebagus Eunhyuk, Hankyung, Shindong, dan Donghae. Meskipun kemampuan rapnya ga sebagus Kibum, Eunhyuk, Shindong, dan Donghae.

Tapi, dimataku ga ada leadja yang bisa mimpin lebih darti selusin manusia dengan begitu baik!!

Super Junior jjang!

Leeteuk oppa jjang!!