It Was You

Udara sore hari yang terasa dingin oleh guyuran air hujan itu seperti membekukan aktivitas rumah itu, Ailen masih terpaku memandangi sebuah bingkai berwarna kecoklatan yang di letakkannya diatas meja belajarnya.

Gadis itu masih terus memandangi bingkai itu sambil duduk diatas ranjangnya, matanya tak berkedip meski tubuhnya masih enggan beranjak. Didalam bingkai tersebut ia melihat sebuah foto yang menggambarkan kedekatan antara 5 orang sahabat, Dennis seorang pria berwajah imut dengan senyum hangat, Andrew pria super tampan dengan lesung pipit yang menghiasi kedua pipinya, Bryan yang memamerkan senyum mematikan andalannya, Marcus yang diam tanpa ekspresi apa pun dan tentu saja Ailen yang berdiri ditengah dengan senyum sederhananya. Continue reading