EVER LASTING SAPPHIRE BLUE Part 3

Masih dalam sebuah kencan antara Changmi dan Yesung………

“Ji Hye-ssi waeyo?? Kenapa kau diam saja?” Tanya Shindong memecah keheningan diantara keduannya.
“Aku tidak suka berada disini” jawab dia seadanya.
Mungkin dalam hatinya, dia berkata “Aku risih ada kau disini!”
“Ayolah…kau bicara! Aku jadi ngga enak nih! Daritadi aku mengajakmu bicara, tapi kau hanya menjawab seadanya saja!” keluh Shindong sambil memandang sedih kearah roti buaya yang dia pegang.
“Kau!!!!!!!! bicara saja sama roti yang kau pegang!” bentak Ji hye seraya pergi dengan rasa kesal meninggalkan shindong.
“Aissssssssshhhhh!!!!!!!!!! Jagiya………..kenapa pergi?!!!!!!!!” keluh Shindong lagi sambil mengikuti Ji hye.
“Ih ngapain coba dia ngikutin terus!!!” gerutu Ji hye yang menghampiri Changmi.
“Hey Changmi!!! Pulang sekarang!!! Aku ngga mau tau pokoknya pulang SEKAAAARRRAAAAANNGGGG!!!!!!!!!!” teriak Ji hye.
“Tapi….kau tidak liat apa? Aku dan Yesung oppa lagi asik-asiknya?!” keluh Changmi tak kalah kesal.
“Changmi-ah….kau mau appa marah hah?! Yaudah kau teruskan lagi sana! Aku pulang duluan!” kata Ji hye seraya melangkah pergi.
“Iya iya tunggu!!!!”
“Jagi….aku pulang dulu ya!! Nanti kita teruskan lagi!!”
“De!!! Hati-hati ya!! Saranghaeyo jagiya……..” sahut Yesung (author: saranghae juga oppa!! Wkwkwkwk *dijitak changmi*)
“Neomu sarang oppa!! Bye…” sahut Changmi.
“Ji hye…kau ngga mau ngucapin salam perpisahan kayak mereka??” ujar Shindong.
“Ppih!!! Siapa loe?! Pacar ku bukan ngapain?!” sahut Ji hye yang merasa merinding mendengar ucapan shindong.
Shindong hanya memasang mimic hopeless.
“Yang sabar yah shindong! Semua butuh proses yang alami!” ujar Yesung menenangkan.
“Kau meledek atau menghibur?” kata Shindong lesu.
“Ya…balance! Hahaha” Continue reading

EVER LASTING SAPPHIRE BLUE Part 2

Pagi-pagi di Kyunghae Cyber University………

“Samperin ngga ya???? Samperin ngga yaaa???!!!” gumam kangin bimbang yang melihat Yao Qi yang tengah duduk sendirian.
“Ok!! I’m Korean No.1 Handsome guy!!! Tunggu aku Yao Qi!!!” ujar kangin semangat seraya cepat melesat ketempat dimana Xiao Mei duduk.
…………….

“Em………Annyeonghaseo???” sapa kangin yang terlihat sangat gugup.
“Ne??? Annyeong” jawab Yao Qi heran.
“Irumi muosiyeyo??” Tanya Yao Qi penasaran.
“Kangin imnida dari jurusan Cultural Arts Management! Baru pindah 4 hari yang lalu! Hehe…” (haduh oppa….dia Cuma mau tau namamu aja!!)
“Oh….Han Yao Qi. Jurusan bahasa asing”
“Ok salam kenal yah!!! Mian temanku hanya baru sebutir saja!”
“De!” jawab Yao Qi seadanya.

Sementara itu dikerajaan ELF……

“Aigooo…..sudah hampir seminggu kangin oppa ngga disini!! Bogoshippoyo!!” keluh Donghwa sedih.
“De! Oppa juga merasakannya. Oppa rindu dengan moment-moment dimana kangin hyung meledek Shindong hyung dan menjaili kami abis-abisan!!” sahut Siwon yang tak kalah merasakan kehilangan.
“Naneun dongsaeng….sudahlah jangan terlalu dipikirkan! Kau berdoa saja biar kangin diberi kesehatan terus!” kata Hankyung bijak menenangkan donghwa.
“Oh iya!!! Soal kita nengok Kangin hyung!! Gimana kita ngomong baik-baik sama appa sekarang?! Aku ngga tega liat wajah sedih uri dongsaeng satu-satunya!” ujar Siwon.
“Oh iya ya??” respon Hankyung berpikir.
“Ok!! Khaza oppa!!! Kita ke appa!!! Um…jam-jam sekarang, appa pasti diruang perpustakaan kerajaan!” ajak donghwa semangat sambil menarik paksa lengan hankyung dan Siwon. Continue reading

Stay With You – My Shalof [Two Shoot]

Kibum merebahkan tubuhnya di king size bed miliknya, rasa lelah mulai menjalari tubuhnya, tapi otaknya tetap memaksakan matanya terbuka,
“Berhentilah mencintaiku Kibum-ssi” kata-kata itu terasa amat menyakitkan, terlebih ia mendengarnya langsung dari Hyera,
“Hyera-ah kau benar-benar mencintai Siwon?” tanya Kibum saat itu, harusnya ia tak perlu menanyakan hal seperti itu, terlalu naif untuk menolak kenyatan bahwa hati Hyera memang bukan untuknya,
“Dia mencintaiku!” rasanya ada ribuan belati yang menghujam jantungnya, ingin rasanya Kibum menutup telinganya saat Hyera membuka sebuah fakta yang selama ini tak pernah diketahuinya,
“Aku suka pada Han Hyera!” Kibum ingat bahwa dia pernah mengatakan hal tersebut didepan Siwon, tanpa diketahuinya sebuah kalimat itu telah menghancurkan hubungan dua orang yang paling dicintainya,
“Dia tidak pernah berhenti mencintaiku.. Bahkan meski ia terus mencoba mengalah padamu!” Kibum semakin tersiksa mendengar kata-kata Hyera, baginya lebih baik ia ditolak mentah-mentah dari pada mengetahui kenyataan bahwa dia hampir saja merebut ‘kekasih’ sahabatnya sendiri,
“Mengapa dia memperlakukanmu dengan buruk?” rasanya wajar bila Kibum melontarkan pertanyaan tadi, selama hampir 3 tahun Siwon selalu bersikap acuh pada Hyera, dan bahkan tak mermbiarkan Hyera berada dekat dengannya,
“Dia ingin aku menjauh darinya, dia ingin kau lah yang bersamaku! Dia tahu kalau kau begitu tulus menyayangiku!” Kibum menghela napas berat, matanya menerawang tapi seulas senyum terlukis diwajahnya.

“Annyeong Hyera-ah kau sudah sembuh?” tanya Hankyung saat Hyera baru saja memasuki kelasnya, Hankyung dan Heechul dengan segera menghampiri Hyera, dari tempat duduknya yang berada persis dibelakang Siwon, Kibum bisa melihat temannya itu menoleh ke arah Hyera, bahkan ia memergoki Siwon yang sedang tersenyum tipis,
‘Tentu saja aku sembuh, kemarin kan ada 4 pria eh maksudku 3 pria tampan yang menjengukku!” ujar Hyera girang,
“Mwo? Tiga? Kemarin kami datang berempat!” protes Hankyung,
“Err.. Apakah Heechul-ssi bisa disebut sebagai pria tampan?” tanya Hyera polos,
“Ya! Kau ini!” sentak Heechul kesal, Hyera dan Hankyung terkekeh geli melihatnya,
“Kalian sudah akrab ya? Sejak kapan?” Kibum tersenyum simpul mendengar kebiasaan menyindir Siwon yang tidak pernah hilang,
“Wajar bila orang yang saling mengenal selama bertahun-tahun saling ‘menyayangi’ Siwon-ah!” celetuk Hankyung, Heechul bergidik ngeri mendengar kata-kata ’menyayangi’ yang diucapkan Hankyung,
“Mungkin saling ‘mencintai’ juga wajar!” gumam Kibum pelan, tapi itu cukup terdengar oleh Siwon, Continue reading

Stay With You – Good Girl Bad Boy [Two Shoot]

Suara Jung seonsaengnim masih menghiasi ruang kelas 3 ART 1, beberapa murid memfokuskan diri pada pelajaran seputar musik tersebut, sisanya terlihat tertidur diatas mejanya, mencoreti buku catatannya, bahkan ada murid yang menyumpal telinganya dengan earphone, hal yang sama dilakukan Choi Siwon, tangannya sibuk menggambar dibuku catatannya, sementara ditelinganya mengalun musik rock alternatif kesukaanya, anehnya sikap semaunya itu malah dianggap keren oleh gadis-gadis disekitarnya, bahkan disekolahnya Siwon mendapat julukan Prince No. 1
“Berhentilah menatapku!” gumam Siwon pelan namun terdengar dengan jelas oleh orang yang sedang asik memperhatikan kegiatannya, Siwon masih larut dalam kesibukkannya itu, tanganya masih terus menggoreskan garis-garis indah dilembaran buku catatannya,
“Kau merusak moodku!” gumam Siwon lagi, orang itu terhentak kaget, Continue reading

Club No. 1 Part 8

Dongho menatap seisi kelasnya yang masih sangat sepi, ya tidak ada satu pun orang selain dirinya sendiri,
“Wow… Rekor baru, belom pernah gw masuk sepagi ini!” gumam Dongho sambil geleng-geleng sendiri,
“Sepi kayak begini, enaknya ngapain ya??” tanyanya pada diri sendiri,
“Dengerin musik aja kali ya?” Dongho lalu mengambil i-Pod berwarna Saphire Blue, yang tentu aja bukan punya dia, melainkan milik Donghae yang sering dia pinjem ==”
“Annyeong!!!” tiba-tiba ada suara sumbang yang menganggunya,
“Heran, gw baru lima detik dengerin lagu, masih juga intro, pake diganggu lagi!” gerutu Dongho yang ogah-ogahan melepas i-Pod pinjamannya,
“Annyeong, disini lagi ngga ada orang!” balas Dongho sedikit cuek,
“WEI? Lha ni siapa? Setan ya? Wo pikir penghuni kelas! Eh tapi penghuni sama setan sama juga kan ya?” Continue reading

Club No. 1 Part 5

Leeteuk lagi asik mandangin foto mantan-mantannya, ngga beda jauh sama Kangin yang bahkan nempelin foto-foto itu dibuku kaya sticker, sementara Kibum yang meskipun playboy tapi setia juga *?* malah ngga pernah nyimpenin foto-foto mantan pacarnya, bahkan kalo ada cewek yang ngaku pernah pacaran sama Kibum, dengan entengnya dia bilang, “Masa sich? Kapan? Ngga inget!” dan udah dijamin abis digituin cewek-cewek langsung pada nangis bombay TT___TT *ya iyalah* sementara Henry yang terbilang perjaka suci *?* lantaran ngga pernah pacaran sama cewek *sma cowok pernah kli ya?* malah sibuk ngebandingin mantannya Leeteuk dan Kangin, dan beberapa kali Henry sempat berdecak kagum, bukan karena ceweknya yang kelewat cantik, seksi, bohai, semok, atau apalah sebutannya, tapi karena cewek-cewek yang dipacarin sama dua sahabatnya itu rata-rata adalah cewek yang sama, Continue reading

Club No. 1 Part 4

Gadis cantik itu berjalan kearah Taemin, otomatis semua makhluk disekitarnya, tanpa kecuali langsung melotot kearahnya (O)_(O) mungkin kalo bola matanya bisa keluar, bola matanya bakal langsung lompat demi ngeliat gadis itu lebih dekat, bahkan para pria didalam dan diluar kelas, memperhatikannya dari ujung kaki sampai ubun-ubunnya *bahasanya ckckck*
“Taemin-ah gwaenchanayo?” tanya cewek tadi dengan lembutnya,
“Ah de.. Nan gwaenchana noona!” jawab Taemin dengan senyum aegyonya, Continue reading

Club No. 1 Part 3

Shin Rin Hyo berdiri sambil menundukkan kepalanya, lalu ia memperhatikan dirinya dari bawah hingga atas, lalu kemudian kebawah lagi, lalu keatas lagi, lalu kebawah lagi sehingga terlihat seperti ayam yang lagi nganguk-ngangguk *project pop mode on *guk angguk angguk angguk angguk angguk angguk ~lho?!*
“Aigoo oppa bajunya kegedean ya? Maklum aku pinjem bajunya Ji Hye, kalo aku kan kurus!” kata Rinhyo yang merasa risih karena semua orang dilapangan futsal terus saja memandangnya terutama Zhou Mi,
“YA! Gw ga gendut tau!” protes Ji Hye kesal,
“Rinhyo, kan aku ga minta kamu pake baju olahraga!” kata Zhou Mi yang masih bingung sama ketelmian ceweknya,
“Katanya oppa minta ditemenin!” kata Rinhyo dengan tampang malu-malu melas *gimana ya tuch tampang*
“Temenin itu kan bukan berarti ikut main, dan yang aku maksud tuch kamu duduk dibangku penonton terus kasih semangat buat aku!” jelas Zhou Mi lebih malu, secara temen-temennya jadi pada tau, kalo dia punya pacar yang super duper telmi *piece ‘A’ kan kmu emang telmi ^^*
“Jiah gitu doang!” kata Dong Hwa saat mendengar penjelasan Zhou Mi,
“Ya udah!” sambung Chang Mi,
“Iya udah kita nonton aja yuk!” sahut Ji Hye, tapi Rinhyo yang masih malu ga berkutik dan cuma tertunduk malu ditempatnya,
“Ya elah dia matung disitu!” kata Hae Kyo sambil geleng-geleng *project pop mode on again*
“Ayo buru!” seru Dong Hwa sembari menarik-narik tangan Rinhyo. Continue reading

Club No. 1 Part 2

Kwon Young Ree berlari sangat cepat untuk menghindari Lee Sung Min,
“Kwon Young Ree, tunggu!” teriak Sungmin dari kejauhan,
“Aissh ngapain sich tuch orang ngejar-ngejar gw mulu!” keluh Young Ree kesal,
“Young Ree! Hosh.. Hosh.. Cepet banget sich jalannnya!” kata Sungmin yang berhasil mengejar Youn Ree,
“Loe aja yang lelet kayak siput! Mau ngapain sich?” tanya Young Ree ketus,
“Galak banget sich! Gw kan cuma mau nanya pr doang masa ga boleh?”
“Salah loe sendiri Min ngapain jarang masuk!” Continue reading