TaeTeuk Series – First CF

Title: First CF
Author: Mentari Lacamara
Rating: AU
Genre: Romance, Friendship
Main Cast: Taeyeon and Leeteuk
Other Cast: Super Junior and SNSD member
Summary: CF pertama untuk para personil Super Junior dan SNSD dimana dalam CF ini mereka akan dipasangkan? *ngga yakin ini CF pertama or bukan kalo salah maaf ini cuma untuk keperluan cerita ^^V* Tapi sepertinya beberapa merasa tidak nyaman dengan keadaan ini… ah summary gagal lagi, baca aja dech ^^
Disclaimer: Super Junior and SNSD belong SM Ent but this fict is mine!
Ok comment if you want, i need loyal readers thx ^^ Continue reading

Advertisements

Sorry, I Love Him! Part 1

Aku tahu apa yang mereka katakan tentangku, aku tahu mereka bilang aku bodoh, gila atau terlalu polos. Tapi beginilah aku, aku yang mencintainya ‘apa adanya’ dia adalah pria yang selalu membuatku nyaman, senyumnya tulus, dia ramah pada siapa pun dan yang terpenting adalah dia sangat setia.

“Kangmi-ah, appa antar ya!” pinta ayahku,

“Tidak perlu appa, aku mau pergi dengan Shindong oppa saja!” tolakku,

“Aigoo Kangmi! Noe..” belum sempat ayah memarahiku, aku malah sudah melarikan diri darinya.

“Annyeong oppa, belum lama menunggukan?” tanyaku pada seorang pria yang sudah bersiap dengan sekuter tuanya,

“Aniyo, khaza nanti kita terlambat!” ajaknya,

“Ne!” jawabku besemangat, aku lalu duduk dibelakangnya dan melingkarkan tanganku ditubuh tambunnya. Aku memang seperti ini, setiap pagi selalu menghampiri Shin Dong Hee, atau yang biasa dipanggil Shindong ini untuk pergi kesekolah bersama.

Aku tidak peduli meski banyak yang mentertawaiku, lebih baik aku ditertawai karena berpacaran dengan seorang pria gendut ketimbang ditertawai karena diselingkuhi seorang playboy flamboyan.

Udara Seoul pagi hari seketika menjadi sesak saat sekuter merah muda Shindong oppa memasuki wilayah protokol, dikiri kanan tampang puluhan mobil dan motor berlalu lalang hendak mencapai tujuan.

Ku eratkan pelukanku saat kekasihku mulai tancap gas, tak menyangka memang kalau seorang Shindong adalah kekasihku awalnya aku menerima cintanya setelah dikhianati seorang hidung belang bahkan pria itu mentertawaiku saat melihat kami jalan bersama, “Seleramu turun hah? Kau membuatku malu saja!” kalimat yang cukup menyakitkan tapi bagiku lebih menyakitkan jika aku menanggapinya.

Tak terasa sudah hampir setahun kami memadu kasih, berawal dari dendamku pada Leeteuk kini aku malah benar-benar mencintainya..

“Yaa Kangmi!!!!!” seorang pria aegyo berpipi chubby berlari menghampiri lapangan parkir dengan cepat ia menarik lenganku, menciptakan jarak dengan namjachinguku, “Igo!” si aegyo menyerahkan selebaran penguman padaku seraya tersenyum memamerkan deretan gigi kelincinya.

“Mwoya?” kubaca selebaran tadi karena si aegyo tak memberu jawaban padaku, “Hanya Prom Nite.” responku datar, kulangkahkan kakiku menuju Shindong oppa yang sudah menantiku setelah sebelumnya mengembalikan selebaran itu kepada King of Aegyo, “Lee Sungmin-ssi kalau kau berpikir aku tertarik menjadi ‘Queen of Prom’ kau salah!” kataku sembar menyeret Shindong oppa meninggalkan wilayah sesak kendaraan itu.

“Kau malu karena pasanganmu adalah aku?” bagai sedang tertohok sebuah busur tajam, ekor mataku menangkap kekecewaan yang tergambar jelas diwajah namjaku.

“Kenapa berpikir seperti itu?” rajukku,

“Karena seorang putri cantik harusnya pergi ke pesta dengan pangeran tampan.” jawabnya datar, kuhentikan langkahku dan menghalangi jalannya, kutatap namja itu dari kaki hingga kepala.

“Aku bukan putri dan aku tidak cantik, kau juga tidak perlu menjadi pangeran tampan, arra?”

Bruk!

Satu kesialan yang seolah selalu menempel padaku adalah sikap cerobohku, seperti saat ini aku menabrak seorang dengan sangat keras membuat tubuhku tersungkur diatas sebuah tubuh, MWO??? Tubuh?? Kuhirup aroma manis tubuh itu, aroma memabukkan yang pernah menjeratku,

“Leeteuk-ssi?” aku terbelalak dengan mulut ternganga sementara pria yang sedang tertindih tubuhku menyeringai seperti demon menemukan mangsanya.

Sesak seketika, aroma manis itu berdesakan memaksa masuk kedalam indra penciumanku, dia satu-satunya pria dengan aroma manis yang pernah kutemui. Aku ingat betul, bagaimanapun dulu selama hampir dua tahun dia lah yang menemaniku, mengisi hidupku, menghias hariku tapi dia juga lah yang menyakitiku setengah tahun yang lalu, dia lah yang dengan tega mencium gadis lain dibelakangku.

“Hati-hati kau bisa saja jatuh cinta lagi padaku!” lagi-lagi dia merendahkanku, pria ini benar-benar memancing emosiku,

“Cih jangan bermimpi kau!” kataku ketus, susah payah aku bangun untuk menghindarinya tapi dengan cepat ia menahanku,

“Pacarmu pasti berpikir iya!” kata sambil tersenyum licik,

“Apa kau bilang?” dia berlalu tanpa mengatakan apa pun lagi, kutatap lingkungan sekitarku banyak yang melihat kejadian tadi, mungkin saja Shindong oppa melihatnya juga, “Andwae!”

TBC

ini FF pertama diblog ini sebenernya cuma baru sempet dilanjut, kayaknya ga panjang-panjang banget sich ya liat aja nanti *smirk* comment if you want, cuz I won’t to force you!

The Ghost of You Part 10

Siwon menatap pintu apartement didepannya, setelah seharian memaksa manager Hyera akhirnya ia dapat mendapatakan alamat apartement Hyera, Kyuhyun dan Diana masih tetap disisinya, ya setidaknya hanya itu yang bisa mereka lakukan sebagai penebus kesalahan mereka,

“Kau temui dia duluan!” suruh Siwon pada Diana, gadis itu mengangguk patuh dan mendekat pada pintu itu, ditekannya bel pintu itu sembari menunggu si pemiliknya membuka pintu.

Sementara didalam apartement Hyera sibuk membujuk Sashi untuk makan, sejak dibawa ketempat itu, Sashi sama sekali tak mau berbicara dengan Hyera, anak itu terus menangis karena merasa asing dengan tempat tersebut,

TING TONG

Hyera menghela napasnya, diletakkanya peralatan makan yang sedari tadi berada ditangannya, Hyera dengan segera membuka pintunya tanpa mencari tahu terlebih dahulu siapa tamunya, Continue reading

The Ghost of You Part 9

Suasana kediaman Kangin terlihat sunyi hari memang sudah sangat larut tapi masih ada beberapa penghuni rumah tersebut yang masih belum tertidur,

“Annyeong..” tak satupun yang membalas sapaan Kyeon, hari ini Kyeon memang pulang larut malam, sekolahnya bubar sejak 3 jam lalu tapi Kyeon malah baru sampai rumahnya, ‘Apa mereka marah padaku?’ batin Kyeon, matanya berputar menatap seisi rumah tak ada satupun yang berbicara, beberapa diantaranya bahkan berwajah tegang,

“Kyeon!” panggil Kangin, Kyeon menolehkan kepalanya dengan cepat, dilihatnya Kangin masih menggunakan kemeja dan jasnya, dasinya punmasih terikat dilehernya walau begitu diwajahnya terukir dengan jelas rasa lelah, “Kau pasti lelah, kembalilah kekamarmu, istirahatlah!” surug Kangin, tangannya mengusap lembut puncak kepala Kyeon membuat pipi gadis itu memanas dengan perlakuannya,

“Arrgghhh…” Kyeon mengalihkan pandangannya, dilihatnya Siwon membanting telepon genggam miliknya, Kyeon bergidik ngeri melihat wajah Siwon, pria itu terlihat marah, tapi tak ada satupun orang yang berusaha meredakan amarahnya,

“Masuk kekamarmu!” suara Kangin berbisik namun tetap terdengar tegas, “Youngmi, kembali kekamarmu!” lanjut Kangin yang kali ini mengalihkan pandangannya kepada sang adik, Kangmi meletakkan bantal sofa yang sedari tadi dipangkunya ia beranjak dari sofa empuknya dan berjalan kearah Kangin dan Kyeon, tanpa berbicara sepatah katapun tangannya dengan segara meraih tangan Kyeon dan menyeretnya menjauh dari ruang tamu. Kyeon tak mengerti apapun tapi ia tak berani berkata apapun saat ini.

“Apa kau sudah menelepon kediaman keluarga Han?” tanya Jungsoo memecah keheningan diruang tamu, semua mata termasuk milik Siwon mentap lurus kearahnya, Continue reading

The Ghost Of You Part 6 [Special Kangin’s Birthday]

Cahaya menyilaukan masuk melalui celah jendela yang berada dibawah atap gereja, suara derit pintu nyaring berbunyi diiringi suara derap langkah orang yang sedang memasuki gereja megah itu, puluhan pasang mata mengalihkan pandangannya kearah pintu utama, seorang gadis –yang terlalu muda- dengan gaun putihnya berjalan dialtar bersama seorang pria yang sepertinya pengiringnya, si pengiring mengantarkan mempelai wanita itu hingga bertemu dengan pasangannya, si pengiring tersenyum samar kemudian melepaskan apitan tangan si mempelai, gadis itu menoleh kearah pengiringnya seraya bergumam pelan,

“Appa..” sang ayah terus berjalan menjauhi altar suci itu *jujur aq ga ngerti namanya beneran altar apa bukan -_-)* sebuah tangan kokoh menggatinkan tangan pengiring tadi, ia menarik gadis itu lembut,

“Sudah waktunya!” katanya lembut, Kyeon mengangguk lemah, disejajarainya tubuh pria itu mengahadap seorang pendeta yang siap memulai upacara sakral itu, Continue reading

The Ghost Of You Part 5

‘Sebuah Ledakan Hebat Terjadi Di Sebuah Apartement Seorang Jutawan’ sebuah hot news yang memamerkan foto seorang mayat yang hangus terpanggang sama sekali tak menganggangu saarapan pagi Kangin, ia malah tersenyum puas, wajah terlihat semakin segar saat membacanya, Kangin menyodorkan surat kabar itu kearah Hyera yang duduk disampingnya,
“Kerja yang bagus Siwon-sii!” puji Kangin, Hyera membekap mulutnya, menahan mual yang terasa mengocok perutnya,
“Gomawo!” ujar Siwon datar seraya menarik surat kabar itu dari hadapan Hyera,
“Kau mau melihatnya Kyeon-ssi?” tawar Siwon, Kyeon baru saja akan duduk dibangkunya,
“Mworago?” tanya Kyeon bingung,
“Aniyo. Lupakan saja!” Donghae merebut surat kabar itu dari genggaman Siwon,
“Kyeon onni hari ini kau akan pergi kesekolah bersamaku!” ujar Kangmi senang,
“De!” patuh Kyeon,
“Siapa yang akan mengantarmu?” tanya Jungsoo seraya menyeruput kopi panasnya,
“Err…” Kangmi mengedarkan pandangannya,
“Kemarin lusa harusnya Donghae oppa, tapi katanya dia ada urusan dengan Kangin oppa jadinya aku diantar Siwon oppa!” jelas Kangmi,
“Baiklah hari ini aku yang antar kalian!” kata Donghae, Continue reading

EVER LASTING SAPPHIRE BLUE Part 3

Masih dalam sebuah kencan antara Changmi dan Yesung………

“Ji Hye-ssi waeyo?? Kenapa kau diam saja?” Tanya Shindong memecah keheningan diantara keduannya.
“Aku tidak suka berada disini” jawab dia seadanya.
Mungkin dalam hatinya, dia berkata “Aku risih ada kau disini!”
“Ayolah…kau bicara! Aku jadi ngga enak nih! Daritadi aku mengajakmu bicara, tapi kau hanya menjawab seadanya saja!” keluh Shindong sambil memandang sedih kearah roti buaya yang dia pegang.
“Kau!!!!!!!! bicara saja sama roti yang kau pegang!” bentak Ji hye seraya pergi dengan rasa kesal meninggalkan shindong.
“Aissssssssshhhhh!!!!!!!!!! Jagiya………..kenapa pergi?!!!!!!!!” keluh Shindong lagi sambil mengikuti Ji hye.
“Ih ngapain coba dia ngikutin terus!!!” gerutu Ji hye yang menghampiri Changmi.
“Hey Changmi!!! Pulang sekarang!!! Aku ngga mau tau pokoknya pulang SEKAAAARRRAAAAANNGGGG!!!!!!!!!!” teriak Ji hye.
“Tapi….kau tidak liat apa? Aku dan Yesung oppa lagi asik-asiknya?!” keluh Changmi tak kalah kesal.
“Changmi-ah….kau mau appa marah hah?! Yaudah kau teruskan lagi sana! Aku pulang duluan!” kata Ji hye seraya melangkah pergi.
“Iya iya tunggu!!!!”
“Jagi….aku pulang dulu ya!! Nanti kita teruskan lagi!!”
“De!!! Hati-hati ya!! Saranghaeyo jagiya……..” sahut Yesung (author: saranghae juga oppa!! Wkwkwkwk *dijitak changmi*)
“Neomu sarang oppa!! Bye…” sahut Changmi.
“Ji hye…kau ngga mau ngucapin salam perpisahan kayak mereka??” ujar Shindong.
“Ppih!!! Siapa loe?! Pacar ku bukan ngapain?!” sahut Ji hye yang merasa merinding mendengar ucapan shindong.
Shindong hanya memasang mimic hopeless.
“Yang sabar yah shindong! Semua butuh proses yang alami!” ujar Yesung menenangkan.
“Kau meledek atau menghibur?” kata Shindong lesu.
“Ya…balance! Hahaha” Continue reading

EVER LASTING SAPPHIRE BLUE Part 2

Pagi-pagi di Kyunghae Cyber University………

“Samperin ngga ya???? Samperin ngga yaaa???!!!” gumam kangin bimbang yang melihat Yao Qi yang tengah duduk sendirian.
“Ok!! I’m Korean No.1 Handsome guy!!! Tunggu aku Yao Qi!!!” ujar kangin semangat seraya cepat melesat ketempat dimana Xiao Mei duduk.
…………….

“Em………Annyeonghaseo???” sapa kangin yang terlihat sangat gugup.
“Ne??? Annyeong” jawab Yao Qi heran.
“Irumi muosiyeyo??” Tanya Yao Qi penasaran.
“Kangin imnida dari jurusan Cultural Arts Management! Baru pindah 4 hari yang lalu! Hehe…” (haduh oppa….dia Cuma mau tau namamu aja!!)
“Oh….Han Yao Qi. Jurusan bahasa asing”
“Ok salam kenal yah!!! Mian temanku hanya baru sebutir saja!”
“De!” jawab Yao Qi seadanya.

Sementara itu dikerajaan ELF……

“Aigooo…..sudah hampir seminggu kangin oppa ngga disini!! Bogoshippoyo!!” keluh Donghwa sedih.
“De! Oppa juga merasakannya. Oppa rindu dengan moment-moment dimana kangin hyung meledek Shindong hyung dan menjaili kami abis-abisan!!” sahut Siwon yang tak kalah merasakan kehilangan.
“Naneun dongsaeng….sudahlah jangan terlalu dipikirkan! Kau berdoa saja biar kangin diberi kesehatan terus!” kata Hankyung bijak menenangkan donghwa.
“Oh iya!!! Soal kita nengok Kangin hyung!! Gimana kita ngomong baik-baik sama appa sekarang?! Aku ngga tega liat wajah sedih uri dongsaeng satu-satunya!” ujar Siwon.
“Oh iya ya??” respon Hankyung berpikir.
“Ok!! Khaza oppa!!! Kita ke appa!!! Um…jam-jam sekarang, appa pasti diruang perpustakaan kerajaan!” ajak donghwa semangat sambil menarik paksa lengan hankyung dan Siwon. Continue reading

The Ghost of You Part 4

Suara ketukan disetiap pintu kamar penghuni rumah itu berbunyi seiring gerutuan kesal dari si ‘empunya’ kamar, tak terkecuali Key yang baru saja sampai, satu-persatu penghuni rumah itu turun dan berkumpul diruang keluarga yang super besar tersebut, Sashi baru saja datang bersama Diana, gadis kecil itu langsung turun dan berlari menghampiri ayahnya,
“Adjussi!” salah, anak itu rupanya memanggil pria lain disamping Siwon,
“Sashi-ah annyeong!” pria itu tersenyum ramah sembari mengelus rambut Sashi,
“Minho-ssi sejak kapan kau berada disini?” tanya Hyera yang baru saja datang,
“Semalam!” jawab Minho singkat,
“Ehm, kalau begitu kau pasti sangat lelah!” lanjut Hyera sambil mengambil posisi disamping Minho, seolah menjadikan Minho sebagai tembok pemisah antara dirinya dan Siwon,
“Aku yang paling lelah noona! Aku baru sampai pagi tadi!” sambar Key yang langsung menjadi pusat perhatian seluruh penghuni rumah itu,
“Bukankah kau sudah pulang semalam?” tanya Kyuhyun yang semalam tadi sempat melihat mobilnya bertengger didepan rumah,
“Harusnya!” katanya datar,
“BOE? Apa maksudmu?” tanya Jonghyun kesal,
“Ani! Aku tidak marah kau memakai mobilku untuk menjemput hyungmu!” bantah Key yang terdengar sedang memamerkan kebaikkan hatinya,
“Lalu?” tanya Donghae,
“Bayangkan saja, semalaman aku digigiti serangga-serangga aneh, jam 2 lewat baru dapat bus, bukannya langsung sampai busnya malah mogok T_T baru saja aku sampai, ganti baju juga belum sempat!” jawab Key dengan nada merengek, membuat tawa teman-temanya pecah, Siwon melirik kearah Hyera, sudah lama dia tak melihat Hyera tertawa lepas seperti ini, ya Hyera masih bisa tertawa, tapi bukan karenanya,
“Oppa!!!” suara cempreng yang entah dari mana asalnya itu menghentikan tawa mereka, siapa pun yang merasa dirinya adalah ‘oppa’ menoleh ke sumber suara tersebut,
“Oppa..” si cempreng itu berjalan menghampiri mereka, sementara dibelakangnya Jungsoo dan Jongwoon berjalan mengekornya,
“Oppa kapan kau pulang? Nomu bogoshipo…” si cempreng kini bergelayut manja ditubuh Minho, membuat Sashi sedikit terhimpit olehnya,
“Kangmi onni, aku tak bisa bernapas!” protes Sashi,
“Ya cepat menyingkir!” ujar Siwon kesal,
“Aissh mianhae, lagian anak ini terlalu kecil jadi tidak terlihat!” elak Kangmi,
“Eh monyet betina, minusmu itu harus ditambah lagi, masa Sashi yang sebegitu besarnya tidak terlihat, apa kabarnya dengan semut-semut?” tanya Key dengan cerewetnya, Kangmi mengerucutkan bibirnya merasa kesal dengan ‘kakak’nya itu,
“Kangmi duduklah, sebentar lagi Kangin datang!” titah Jungsoo,
“Ya.. Ya.. Baiklah! Semua orang dirumah ini benar-benar cerewet!” gerutunya tapi tetap duduk disamping Jungsoo, suasana menjadi hening tak satu pun yang mengeluarkan kata-katanya, mengingat Kangin yang sebentar lagi akan datang membuat mereka malas berbicara, Kangmi memilih bermain dengan PSP milik Kyuhyun dan tak lagi memperhatikan sekitarnya,
“Annyeong!” seorang gadis ‘asing’ membungkukkan badannya dihadapan mereka, gadis itu tersenyum kikuk sambil mengedarkan pandangannya keseluruh penghuni rumah ini, Continue reading

The Ghost Of You Part 2

BUK Youngmi membanting buku yang sedang dibacanya, gadis itu menghelakan napasnya, mata sayunya menatap sinis kearah pria didepannya, sementara pria itu tersenyum ramah padanya,
“Cih..” Youngmi bangkit dari duduknya dan keluar dari perpustakaan sekolah tanpa mengembalikan buku yang diletakkannya dimeja, baru beberapa langkah Youngmi berjalan keluar perpustakaan tampak seorang pria mengikutinya dari belakang,
“Tuan Shim, bisakah kau berhenti mengikutiku?” tanya Youngmi pada Shim Changmin,
“Nona Kim, harusnya kau membantuku mengelilingi sekolah ini, kau ini kan ketua kela!” sindir Changmin,
“Sekarang sudah kan? Kau sudah mengikutiku kesetiap tempat digedung ini!” Youngmi berjalan menjauhi Changmin,
“Jangan terus mengkutiku!” katanya saat melihat Changmin yang sudah menjajari langkahnya,
“Aku mau ke toilet!” kata Youngmi dingin, Changmin tersenyum jahil sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,
“Mianhae!” Changmin membungkukkan bdannya,
“Huft-_- galak sekali gadis itu!” keluh Changmin. Continue reading